• Selamat Datang di Website Nick Natha

    Strategi

    4 STRATEGI AJARAN NARAYAN ASHRAM

    CATUR SUCI

     

    A. TEMPAT SUCI DAN LINGGA – LINGGA SUCI NARAYAN ASHRAM

    1. TEMPAT – TEMPAT SUCI HINDU DENGAN SEGALA JENIS DAN BENTUKNYA
    2. LINGGA – LINGGA SUSI NARAYAN ASHRAM

    ANTARA LAIN :

    1. GRAHA GURU
    2. LINGGA TRI MURTI
    3. LINGGA YONI
    4. LINGGA SRI NANDIDNI
    5. LINGGA GANESHA
    6. LINGGA IBU
    7. LINGGA SANGHYANG ABI BUDHA
    8. BEJI
    9. KOLAM TAMAN SARI
    10. SRI KARNAT (PENUNGGU KARANG)
    11. PENUMBAK MARGI (PENGUASA JALAN RAYA)

     

     

     

     

     

    B. KITAB SUCI

    TUHAN

     

    PARA MAHA RSI

    CATUR WEDA SAMHITA (SRUTI)

     

    1. Rg Weda Samhita

    1. Nyanyian pujian 10.552 mantra yang terbagi dalam 10 mandal
    2. Wahyu Rg Weda dihimpun oleh Rsi Pulaha.

    2. Sama Weda Samhita

    1. Kumpulan mantra dan memuat ajaran lagu-lagu pujian
    2. 1875 mantra
    3. Wahyu Sama Weda dihimpuni oleh Rsi Jaimini

    3. Yayur Weda Samhita

    1. Terdiri atas mantra-mantra yang sebagian berasal dari Reg Weda
    2. Membuat ajaran-ajaran pikok Yayur
    3. 1975 mantra terdiri atas 2 aliran mantram Yayur Weda Putih danYayur Weda Hitam
    4. Wahyu Yayur Weda ini dihimpuni oleh Rsi Waisampayana

    4. Atharwa Weda Samhita

    1. Kumpulan mantra yang membua ajaran magis
    2. 1987 mantra yang banyak berasal dari Rg Weda
    3. Isinya doa-doa untuk kehidupan sehari-hari
    4. Wahyu Atharwa Weda dihimpuni oleh Rsi Sumantu

    Masing -masing bagian Catur Weda memiliki kitab-kitab Brahmana yang isinya penjelasan tentang bagimana mempergunakan mantra  dalam rangkaian upacara. Di samping itu kitab Catur Weda juga memiliki Aranyaka & Upanisad.

    Kitab Aranyakaisinya adala penjelasan-penjelasan terhadab bagian mantra dan Brahmana sedangkan Kitab Upanisad mengandung ajaran Filsafat. Kitab-kitab Brahmana yang isinya penjelasan tentang bagaimana mempergunakan mantra dalam rangkaian upacara. Disamping itu kitab Catur Weda juga memiliki Aranyaka dan Upanisad. Kitab Aranyaka isinya adalah penjelasan-penjelasan terhadap bagian mantra dan Brahmana sedangkan Kitab Upanisad mengandung ajaran Filsafat. Kitab-kitab Brahmana digolongkan kedalam Karma Kanda. Kitab-kitab Upanisad digolongkan kedalam Jnana Kanda.

     

     

     

     

    Smerti

    Smerti disusun berdasarkan ingatan. Smerti digolongkan ke dalam 2 kelompok besar :

    1. Kelompok Wedangga (Sadangga)
    2. Kelompok Upaweda
    1. Kelompok Wedangga, terdiri dari 6 bidang :
    1. Siksa (phoneka) : petunjuk cara cepat pengucapan mantra dan rendah tekanan suara.
    2. Wyakarana (tata bahasa) : berisi pengertian dan Bahasa yang benar.
    3. Chanda (lagu ) : ikatan Bahasa dalam lagu, berisi berbagai nyanyian.
    4. Nirukta : memuat berbagai penafsiran otentik mengenai kata-kata dalam weda.
    5. Jyotisa (astronomi) : memuat pokok-pokok ajaran astronomi sebagai pedoman melaksanakan Yadnya.
    6. Kalpa, terbagi lagi atas :
    1. Bidang Srauta : tata cara beryadnya
    2. Bidang Grhya : peraturan pelaksanaan Yadnya
    3. Bidang Dharma : peraturan hidup bermasyarakat
    4. Bidang Salwa : tata cara membuat tempat suci
    1. Kelompok Upaweda
    1. Itihasa ; epos Mahabrata & Ramayana
    1. Ramayana, ditulis oleh Mpu Walmiki. Terdapat enam Kanda berbentuk syair (24.000 syair), terdiri dari :
    1. Ayodya Kanda
    2. Bala Kanda
    3. Kiskanda Kanda
    4. Sundara Kanda
    5. Yudha Kanda
    6. Utara Kanda
    1. Mahabarata, disusun oleh Mpu Wyasa yang meliputi 17parwa :
    1. Adi Parwa
    2. Sabha Parwa
    3. Wana Parwa
    4. Wirata Parwa
    5. Udiyaga Parwa
    6. Bhisma Parwa ; (Bhagawadgita)
    7. Drona Parwa
    8. Karna Parwa
    9. Salya Parwa
    10. Sauptika Parwa
    11. Santi Parwa
    12. Anusarana Parwa
    13. Aswamedhika Parwa
    14. Asramawasika Parwa
    15. Mausala Parwa
    16. Mahaprastanika Parwa
    17. Swarga Rohana Parwa
    1. Purana
    1. Merupakan cerita-cerita kuno berisi tentang penciptaan dunia, silsilah para Raja
    2. Silsilah para dewa-dewa dan Bhatara
    3. Cerita kejadian alam semsta
    4. Doa-doa dan mantra-mantra untuk sembahyang
    5. Tata cara puasa
    6. Petunjuk-petunjuk tentang Tirta Yatra
    7. Kitab Purana yang terpokok menguraikan tentang ajaran-ajaran pokok mengenai Theisme (Ketuhanan) yang dianut berbagai mazhab Hindu
    8. Terdapat 18 buah Kitab Purana :
    • Purana Parwa
    • Bhawisya Purana
    • Narada Purana
    • Bhagawata Purana
    • Wamana Purana
    • Brahmana Purana
    • Wisnu Purana
    • Garuda Purana
    • Padma Purana
    • Waraha Purana
    • Matsya Purana
    • Kuruma Purana
    • Lingga Purana
    • Siwa Purana
    • Shada Purana
    • Agni Purana
    1. Artha Sastra
    1. Sebagai ilmu pemerintah
    2. Pemikir ilmu politik : Nitisastra (Raja Dharma), Dandaniti
    3. Kitab Usana
    4. Kitab Nitisara
    5. Kitab Sukraniti
    6. Kitab Artha Sastra
    7. Acharya yang terkenal dibidang Nitisastra adalah Bhagawan Bhraspati, Bhagawan Usana, Bhagawan Prasara, dan Rsi Canakya
    1. Ayurwedha
    1. Kitab Bidang kesehatan, jasmani, dan rohani
    2. Kitab sejenis Ayurwedha adalah Kitab Yogasara & Yogasastra yang ditulis oleh Bhagawan Nagaryuna yang isinya memuat pokok-pokok ilmu yoga yang dirangkaikan dengan system anatomi
    1. Ghandarwa Weda
    • Kitab yang isinya berbagai cabng ilmu seni
    1. Param-param Sri Guru
    1. GURU SUCI
    1. Seorang pemimpin spiritual Ashram yang bertugas membina dan membimbing bhakta untuk memepelajari pengetahuan spiritual dan menemukan diri sejati serta kesadaran Tuhan daam diri dan luar diri.
    2. Sebagai Duta Dharma yang bergelar Sri, menurunkan ajaran Jnana Budha Siwa yang mengalir dariJiwa Sejati.
    1. HIDUP SUCI
    1. Menjalankan ajaran Catur Yoga dalam satu kesatuan antara lain :
    • Karma Yoga
    • Bhakti Yoga
    • Jnana Yoga
    • Raja Yoga
    1. Tahapan hidup manusia dalam konsep Ctur Ashrama yaitu :
    • Brahmacari
    • Gryahasta
    • Wanaprasta
    • Sanyasin
    1. Hidup selaras dengan konsep Tri Hita Karana artinya selaras dengan alam, selaras dengan sesame manusia serta terhubung dan selaras dengan Sang Pencipta.
    2. Prilaku baik dan berbudi melalui ajaran Trikaya Parisudha antara lain : Kayika, Wacika, dan Manacika.
    3. Tujuan hidup manusia yang disebut Catur Purusa Artha antara lain: Dharma, Artha, Kama, Moksa.
    4. Menjalankan hidup suci melalui Tapa, Brata, Yoga dan Semadhi.
    5. Melaksanakan 3 Kerangka Dasar agama antara lain : Tattwa Susila, Upacara.
    6. Meneguhka 5 Dasar Keyakinan (Panca Sradha) antara lain:

    Þ           Percaya akan adanya Tuhan/Ida Sang Hyang Widhi Wasa

    Þ           Percaya akan adanya atman

    Þ           Percaya akan adanya Atman Punarbhawa/Samsara

    Þ           Percaya akan adanya Hukum Karma Phala d

    Þ           Percaya aka adanya Moksa

    1. Membangun Sifat kasih saying terdiri atas :

    Þ           Bersahabat dengan semua mahluk & memandang semua manusia sama ( Tattwam asi)

    Þ           Melaksanakan punia yadnya (berdana punia)

    Þ           Membantu sesame yang miskin

    Þ           Bekerjasama dengan semua orang untuk membangun kehidupan yng lebih baik

    Berita Terbaru

    Ikuti Kami

    Jalan Ratna 36 Sumerta Kauh Kecamatan Denpasar Timur

    Copyright © 2019 Nick Natha. All Rights Reserved.