• Selamat Datang di Website Nick Natha

    Sejarah

    Sejarah berdirinya Narayan Ashram

    1. Narayan Ashram berdiri sejak Tahun 2006, dimulai dengan kedatangan seorang murid yang dalam keadaan Sakit antara hidup dan mati yang minta diobati tapi ketika itu guru Narayan ashram belum bergelar guru hanya selaku Pembina bakti umat. Ketika murid itu sembuh kemudian dia rajin konsultasi untuk mohon arahan tentang tata cara  bakti kepada Tuhan dan Guru Ashram mencoba memberikan arahan dan ternyata kepekaan jiwanya telah hidup dan kemudian dia menerima petunjuk bahwa tempat dimana Guru itu tinggal akan menjadi ashram. Kemudian datang lagi seorang murid dimasa lalu pernah dibina dan datang kerumah Guru dan dia juga menerima petunjuk yang sama bahwa rumah Guru akan berdiri Ashram hanya mereka tidak tahu nama dan gelar diksa Gurunya. Lambat laun datang lagi beberapa orang murid dan akhirnya mereka sepakat membangun Ashram setelah mereka menerima petunjuk bahwa nama ashramnya adalah Narayan Ashram dan Nama gurunya ketika itu adalah Sri Natha Narayan. Pertama kali Ashram itu berdiri dirumah Gurunya di Perumahan Dosen Kopertis VIII jalan Gutiswa C 8 Peguyangan Kangin Denpasar Utara. Bagi Guru Ashram prinsipnya bahwa beliau tetap adalah guru ada dan tidaknya ashram, tetapi oleh karena tuntutan tugas dan kewajiban untuk pembinaan umat maka Guru Narayan Ashram menerima petunjuk agar memenuhi keinginan kuat para baktanya, maka berdirilah Narayan Ashram dan disucikan dan disahkan berdirinya oleh Gurunya sendiri pada Purnamaning Kapat Tahun 2006. Peristiwa itu begitu cepatnya terjadi, mungkin ini sudah menjadi kehendakNya, maka bakta Narayan Ashram ini kemudian bertambah dari hari kehari dan kebanyakan kedatangan mereka karena panggilan jiwa dan ada juga karena mereka sering didatangi guru dalam mimpinya padahal mereka belum pernah ketemu Guru apalagi kenal dengan wajah Gurunya.
    2. Lambat laun karena perkembangan baktanya makin bertambah sedangkan tempat tidak mencukupi dan lagi pula tidak ingin mengganggu lingkungan, maka Narayan Ashram  kemudian dipindah ke Jalan Ratna No. 36 Denpasar.  Pembangunannya dimulai pada September 2014 dan baru selesai pada akhir bulan Mei 2015 dengan daya tampung bisa mencapai 200 orang bakta
    3. Kemudian tepat pada Redite Paing Wuku Gumbreg tanggal 7 Juni 2015 Narayan Ashram diresmikan berdirinya ditempat yang baru, yang didahului dengan pecaruan/pemelaspasan dipagi harinya oleh Ida Pandita dari Grya Pesraman Agung Batur Sari Banjar Gambang Mengwi Badung dan kemudian di malam harinya diselenggarakan Abisekha LIngga yang ada di Narayan Ashram oleh Mahaguru Ashram Lembah Bhayam, tempat Guru Narayan Ashram berguru dimasa lalunya dengan Sri Guru Jayanara (Mahaguru Ashram Lembah Bhayam), yang ketika itu dihadiri pula oleh Ketua Parisada Hindu Dharma Propinsi Bali dan sekaligus beiau memberikan sambutan lisan serta dihadiri pula oleh Ketua Dewan Persatuan Pesraman Bali dan para Sri Guru dari berbagai ashram di Bali serta seluruh bakta yg diuandang dari berbagai Ashram di Bali dan Bakta Narayan Ashram juga hadir memenuhi tempat Narayan Ashram yang diresmikan itu. Gurunya Narayan Ashram juga sekaligus menerima petunjuk baru tentang nama diksanya yang baru yaitu SRI JAYA NATHA NARAYAN.
    4. Karena sifat Narayan Ashram terbuka menerima tamu dari berbagai agama, ajaran, suku, daerah dan budaya manapun, maka untuk  pertama kalinya Narayan Ashram didatangi oleh Tamu dari Guru India bernama Swami Ji Amrtam Puri bersama muridnya.
    5. Kegiatan yang dilakukan selama ini di Narayan Ashram adalah melakukan pemujaan rutin pada hari-hari suci seperti Purnama, Tilem, Kajeng Kliwon dan hari-hari besar lainnya seperti Hari Saraswati, Ciwaratri, Pagerwesi dan Perayaan Jnana Buda Ciwa setiap tanggal 10 Mei.  Disamping itu pula kegiatan rutin lainnya seperti Dhama Tula, Dharma Yatra dan Tirta Yatra dilakukan di Tempat Suci/Pura di Bali dan Jawa serta pembinaan umat juga dilakukan sampai di tanah Jawa (Khususnya di Bondowoso)
    6. Nama- Nama Lingga yang ada di Narayan Ashram al ;
      a.  Graha Guru sebagai tempat menghormati dan memuja Guru-Guru Suci sebagai perwujudan konsep Catur Guru (Khususnya Guru Swadyaya)
      b. Lingga Yoni sebagai Perwujudan Tuhan dalam kedudukan dan sifat Ibu dan Bapak, Purusa Pradana, Lambang Ciwa Parwati
      c.  Lingga Nandiri sebagai perwujudan/lambang kasih sayang dan kesejahtraan disamping sebagai kendaraan Ciwa
      d. Lingga Ganesha sebagai perwujudan Pengetahuan Suci yang didalam mitologi digambarkan sebagai anaknya Ciwa
      e.  Lingga Goa Tapa adalah tempat untuk melakukan Sadana Puasa, Monobrata dan semadi bagi bakta yang akan mendalami tentang makna kesadaran Atman pada dirinya.
    7. Lambang Yayasan adalah LINGGA YONI yang berisi tulisan NARAYAN ASHRAM melingkari atas Logo  dan  semboyan di bawah Logo  dengan tulisan “SATYAM, SIWAM DAN SUNDARAM”
    8. Arti Lambang sbb :
    • Lambang Narayan Ashram adalah berbentuk “LINGGA YONI” yang artinya segala sesuatu yang diciptakan oleh Tuhan melalui penyatuan Lingga dan Yoni sebagai lambang Purusa Pradana
    • Lingga Yoni itu dililit oleh Naga sebagai lambang dari ikatan penyatuan Purusa Pradana yang kuat dan abadi serta Naga berperan sebagai penjaga penyatuan itu
    • Warna hitam pekat melambangkan Alam semesta dan berisi simbol Omkara dalam warna kuning keemasan sebagailambang Aksara Suci dalam Agama Hindu
    • Lingkaran Bulat Lonjong seperti telor yang berwarna hitam melambangkan benih kesucian yang berstana  dalam jiwa manusia
    • Warna latar belakang biru muda sebagai lambang langit yang berisi cahaya matahari dengan warna kuning keemasan yang mengandung arti cahaya Tuhan
    • Lingga Yoni disangga oleh Bunga Teratai, dimana Bunga teratai berwarna putih ini    melambangkan kesucian yang tidak ternoda
    • Tulisan semboyan di bawah Logo “ Satyam, Siwam, Sundaram “ mengandung arti kebenaran, kesucian dan keindahan.

    9. Ajaran inti yang dikembangkan dan diajarkan di Narayan Ashram adalah semuanya bertitik tolak pada Ajaran Kitab Suci weda dengan penekanan pada Aspek Tatwa, Susila/Etika dan Upacara.

    Berita Terbaru

    Ikuti Kami

    Jalan Ratna 36 Sumerta Kauh Kecamatan Denpasar Timur

    Copyright © 2019 Nick Natha. All Rights Reserved.